Pendidikan

Kolaborasi Vokasi Indonesia-Tiongkok di Polinema Malang Hasilkan Standar Internasional Prodi Otomasi Kelistrikan dan Buku Ajar Global

Kolaborasi Vokasi Indonesia-Tiongkok di Polinema Malang Hasilkan Standar Internasional Prodi Otomasi Kelistrikan dan Buku…
Kolaborasi Vokasi Indonesia-Tiongkok di Polinema Malang / Foto: Ist

Analisis24 | Malang  — Kerja sama antara Yunnan Vocational College of Mechanical & Electrical Technology, Politeknik Negeri Malang (Polinema), dan PT CCEPC Indonesia dalam pengembangan sumber pembelajaran internasional bidang teknik ketenagalistrikan kini memasuki tahap implementasi di Indonesia.

Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pendidikan vokasi Indonesia–Tiongkok dalam kerangka Belt and Road Initiative dan Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara.

Kolaborasi tersebut menghasilkan satu standar keterampilan kerja, dua standar program studi internasional, dua standar mata kuliah, satu buku ajar internasional, dan dua mata kuliah daring berbasis digital. Seluruh hasil pengembangan ini telah dimanfaatkan dalam pembelajaran di Polinema serta pelatihan karyawan PT CCEPC Indonesia.

Melalui kerja sama ini, ketiga institusi membangun sistem pembelajaran vokasi yang menghubungkan standar kompetensi, kurikulum, bahan ajar, pengembangan dosen, dan praktik keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Menyelaraskan Standar Pendidikan dengan Kebutuhan Industri

Perkembangan sektor energi dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia meningkatkan kebutuhan akan tenaga kerja teknis yang kompeten, khususnya dalam perancangan, konstruksi, pengoperasian, dan pemeliharaan instalasi kelistrikan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim dari Tiongkok bersama Polinema dan PT CCEPC Indonesia melakukan kajian terhadap kompetensi yang dibutuhkan pada berbagai posisi kerja di sektor ketenagalistrikan dan energi. Hasil kajian ini menjadi dasar penyusunan standar kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri di Indonesia.

Salah satu hasilnya adalah Standar Keterampilan Kerja untuk Insinyur Mutu Instalasi Listrik dan Instrumentasi (Electrical and Instrumentation Installation Quality Engineer).

Selain itu, ketiga pihak mengembangkan dua standar program studi internasional yang berfokus pada Teknik Otomasi Kelistrikan, Teknik Pemanfaatan dan Distribusi Tenaga Listrik. Pengembangan ini turut memanfaatkan keahlian Polinema dalam bidang kelistrikan dan teknik tenaga listrik.

Mengembangkan Sumber Pembelajaran yang Terintegrasi

Pengembangan standar program studi dilanjutkan dengan penyusunan dua standar mata kuliah, yaitu Teknik Distribusi Tenaga Listrik dan Kontrol Kelistrikan dan PLC (Programmable Logic Controller). Kolaborasi ini juga menghasilkan buku ajar internasional berjudul Desain dan Implementasi

Sistem Distribusi Tenaga Listrik serta dua mata kuliah daring, yaitu Aplikasi Kontrol Kelistrikan dan PLC dan Teknik Distribusi Tenaga Listrik.
Seluruh hasil tersebut dirancang sebagai satu kesatuan, mulai dari standar kompetensi dan kurikulum hingga buku ajar dan materi pembelajaran digital. Dengan pendekatan ini, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih terstruktur, aplikatif, dan selaras dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.

Diterapkan di Perguruan Tinggi dan Industri
Sumber pembelajaran yang telah dikembangkan kini digunakan dalam kegiatan pembelajaran dan pelatihan di Indonesia, khususnya di Polinema. Di Polinema, sumber pembelajaran tersebut mendukung kegiatan perkuliahan dan praktik mahasiswa pada program studi bidang kelistrikan. Sementara itu, PT CCEPC Indonesia memanfaatkannya untuk mendukung pelatihan dan peningkatan keterampilan profesional karyawan.

Penerapan di kedua lingkungan ini memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Keselarasan standar teknis dan materi pembelajaran juga membantu menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di kelas dengan penerapannya di lingkungan kerja.

Selain mengembangkan sumber pembelajaran, proyek ini mencakup pelatihan khusus bagi dosen Polinema. Pelatihan tersebut berfokus pada bidang-bidang inti, termasuk pengujian kelistrikan dan teknologi otomasi kelistrikan.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi dosen dalam memahami dan menerapkan materi yang telah dikembangkan. Dengan demikian, sumber pembelajaran internasional tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan vokasi.

Memperkuat Kolaborasi Jangka Panjang Indonesia–Tiongkok

Ke depan, ketiga pihak berencana mempercepat pengembangan Kampus Teknik dan Rekayasa di Luar Negeri (Overseas Engineering and Technology College) serta melanjutkan pembaruan dan penyempurnaan sumber pembelajaran internasional. Kerja sama juga akan diperkuat melalui pertukaran dosen dan mahasiswa Indonesia–Tiongkok, diskusi teknis, serta penugasan dan pertukaran tenaga pengajar secara berkala.

Melalui pengembangan standar, kurikulum, dan bahan ajar yang selaras dengan kebutuhan industri, kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas kerja sama praktis kedua negara di bidang pendidikan vokasi dan industri energi hijau.

Inisiatif ini menjadi langkah untuk membangun ekosistem pendidikan vokasi yang menghubungkan institusi pendidikan, tenaga pengajar, mahasiswa, dan industri, sekaligus memperkuat fondasi kemitraan Indonesia–Tiongkok yang berkelanjutan.

Analisis24