News

Saiful Chaniago Kecam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Minta Oknum Jenderal Diproses Hukum

Saiful Chaniago Kecam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Minta Oknum Jenderal Diproses Hukum
Kasus penyadapan presiden Prabowo yang dilakukan oleh petinggi Polri / Foto: Ist

Analisis24 | Jakarta – Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO), Saiful Chaniago, mengecam dugaan tindakan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disebut melibatkan oknum jenderal.

Saiful menilai, apabila dugaan tersebut terbukti, tindakan penyadapan terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang menyangkut keamanan nasional, konstitusi, serta kedaulatan negara.

“Ini tindakan tidak bermoral, tidak patriotik, dan sangat berbahaya bagi kedaulatan negara. Presiden adalah representasi tertinggi negara. Menyadap Presiden sama saja menyadap negara. Oknum jenderal yang melakukan ini harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas Saiful dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (3/11).

Ia mendesak Panglima TNI bersama aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan penyadapan tersebut. Menurutnya, proses pemeriksaan harus dilakukan secara transparan dan profesional tanpa membedakan pangkat maupun jabatan pihak yang diduga terlibat.

“Tidak boleh ada impunitas. Siapapun pelakunya, apapun pangkat dan jabatannya, harus diproses hukum secara terbuka. Ini demi menjaga marwah Presiden, menjaga soliditas TNI, dan menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi pertahanan,” ujarnya.

Saiful juga menyoroti dugaan adanya pihak internal yang berupaya mengganggu stabilitas pemerintahan di tengah agenda Presiden Prabowo memperkuat pertahanan nasional, mewujudkan swasembada energi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo dalam menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dan mengganggu stabilitas negara.

“Kami sebagai rakyat Indonesia yang dipimpin oleh Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, berdiri tegak di belakang Presiden Prabowo Subianto. Kami mendukung penuh langkah Presiden untuk membersihkan oknum-oknum pengkhianat di lingkaran kekuasaan,” kata Saiful.

Selain itu, Saiful yang juga menjabat Komisaris Utama PLN Energi Gas mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu dugaan penyadapan tersebut.

Ia meminta masyarakat tetap menjaga persatuan dan memberikan ruang kepada aparat berwenang untuk mengungkap fakta di balik dugaan kasus tersebut.

“Jangan biarkan oknum perusak persatuan ini merusak agenda besar Presiden untuk membangun Indonesia yang kuat dan berdaulat. Hukum harus tegak,” tutupnya.

Analisis24